Selasa, 23 Oktober 2012

MPASI bayi 6 bulan ke atas

Alhamdulillah... thank you Allah...Tak terasa Si Kecil telah hampir 7 bulan hadir melengkapi kehidupan kami. 
Noe panggilannya.. :) seorang baby laki-laki yg menggemaskan,lincah,periang dan suka makan dan banyak 
minum asi. Waktu ini mulai terpikir makanan apa ya yg cocok untuk babyku sesuai tahapan umurnya? 
mulailah konsultasi ke dsa ku, Dr. Siti Nurul Hidayati, M.Kes, SPa (K).kata beliau "untuk umur 6 bulan 
kenalkan rasa tunggal makanan seperti rasa beras putih aja, atau beras merah aja,belum boleh yg mix 2 
rasa sekaligus misal wortel + labu.Untuk sayur dan buah baru boleh setelah umur 7 bulan". kemudian 
saya bertanya apakah tanda2 si kecil mulai boleh diberi mpasi? beliau menjawab : "ketika bayi jika didudukan 
sudah bisa menyangga kepala dengan tegak, jika bayi melihat kita makan dia tertarik dengan mengecap2 
mulutnya, dan ketika kita coba memberi makanan dia berusaha meraihnya, si baby suka mengemut2 tangannya.
Hal tsb wajar karena memang sudah desain Yang Maha Kuasa untuk melatih agar ketika tiba waktunya makan
si bayi tidak memuntahkan makanannya".
 
 
 
 
 
 
 
Ketika browsing2 berikut saya dapat resep mpasi untuk bayi kita tercinta : 

RESEP MPASI 6 BULAN/FIRST STAGE WEANING (PENGENALAN RASA)

SEREALIA (tepung beras merah, tepung beras putih, havermuth)
Tepung beras umum digunakan sebagai makanan pertama yang dikenalkan kepada bayi saat mulai makan makanan padat. Tepung beras sangat aman dan jarang menimbulkan alergi.

Sebagai MPASI, tepung beras diolah menjadi bubur tepung dan disajikan dengan susu, buah atau sayur. Untuk pemberian dengan sayur, bisa sebagian air untuk memasak tepung beras diganti dengan air kaldu.

Bubur Tepung Beras Merah / Putih
www.gasolorganik.com
tepung gasol dibuat dari bahan berkwalitas hasil dari pertanian yang menerapkan pola alami,
tanpa pemberian pupuk kimia sintesis
tanpa penyemprotan pestisida
tanpa bahan pewarna
tanpa pengawet
tanpa tambahan rasa
jadi organik

bunda.azzam
02170161674
085780353437



0812 1871 8491

Bahan :
l       2 sdm / 30 gr tepung beras merah/putih
l       ASIP/susu formula secukupnya (30-50 cc)
l       250 cc air matang + 50 cc air matang
Cara membuat:
l       Campur 30 gr tepung beras dengan 50 cc air dan diaduk agar tidak menggumpal
l       Masukkan 250 cc air ke panci dan panaskan sebentar
l       Masukkan campuran air+tepung beras ke panci lalu jerang di atas api kecil sampai mendidih. Teruskan mengaduk hingga mengental


l       Masukkan ASIP yang telah dihangatkan terlebih dahulu ke dalam botol bersendok Pigeon
l       Setelah bubur kental, dinginkan sebentar hingga suhunya menjadi hangat = suhu ASIP yang dihangatkan. Lalu masukkan bubur kental tersebut ke botol bersendok yang telah berisi ASIP. Aduk perlahan-lahan agar nutrisi ASIP tidak rusak
l       Siap dinikmati


SAYURAN
(Ubi jalar, labu parang/butternut squash, labu kabocha kulit hijau, kacang hijau, kentang)
Untuk awal perkenalan Mpasi, sayuran seperti umbi-umbian sangat cocok seperti ubi,  wortel karena rasa manis alami yang dimiliki.
Dikukus dulu untuk tujuan penyimpanan dalam jumlah yg bisa utk disimpan beberapa hari ke depan karena akan menjadi padat dan tidak mengendap serta tidak berubah warna.

Puree Ubi
1/2 - 1 buah ubi jalar ukuran sedang
air secukupnya cukup untuk menggenangi ubi)
Buah dikupas, cuci sampai bersih.
Potong menjadi 4 bagian.
Kukus/rebus di atas api sedang selama 5-10 menit.
Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, haluskan dengan blender, tambahkan air bekas kukusan atau air matang atau ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan
Puree Labu Kabocha/ Labu Parang / butternut squash

Sumber karbohidrat
50 gram labu kuning/labu parang
air secukupnya (cukup untuk menggenangi labu)
Buah dikupas,  cuci sampai bersih.
Potong menjadi 4 bagian/ kotak kotak kecil
Kukus/rebus di atas api sedang selama 5-10 menit.
Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, haluskan dengan blender, tambahkan air bekas kukusan atau air matang atau ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan
Puree Kacang Hijau
1/4 cangkir kacang hijau
100 cc air 
Cuci sampai bersih kacang hijau
Rebus di atas api sedang selama 15-20 menit.
Angkat dan tiriskan. Setelah dingin,
Haluskan (jgn diblender) lalu saring supaya kulit tidak ikut termakan (khususnya untuk bayi usia di bawah 8 bulan)
tambahkan air bekas kukusan atau air matang atau ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan
Puree Kentang
Sumber karbohidrat
(kentang kurang bergizi)
Kentang tidak boleh diblender
1/2 - 1 buah kentang ukuran sedang
air secukupnya (cukup untuk menggenangi kentang)
Buah dikupas,  cuci sampai bersih.
Potong menjadi 4 bagian.
Kukus/rebus di atas api sedang selama 5-10 menit.
Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, hancurkan kentang sampai halus.  tambahkan air matang atau ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan
PUREE BUAH
Dikukus dulu untuk tujuan penyimpanan dalam jumlah yg bisa utk disimpan beberapa hari ke depan karena akan menjadi padat dan tidak mengendap serta tidak berubah warna.
Puree Apel Fuji/ Manalagi
1/2-1 buah apel matang ukuran sedang yang manis
ASI
Buah dikupas, buang bagian tengahnya, cuci sampai bersih.
Potong menjadi 4 bagian.
Kukus di atas api sedang selama 5-10 menit.
Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, haluskan dengan blender, tambahkan air matang atau ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan. Kemudian saring dengan menggunakan saringan kawat.
Puree Pear Xiang Lie
1/2-1 buah Pir matang ukuran sedang
ASI
Buah dikupas, buang bagian tengahnya, cuci sampai bersih.
Potong menjadi 4 bagian.
Kukus di atas api sedang selama 5-10 menit.
Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, haluskan dengan blender, tambahkan air matang atau ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan. Kemudian saring dengan menggunakan saringan kawat.
Puree Papaya
1/2 Papaya ukuran sedang
ASI
Potong papaya dan buang biji
Buah papaya dikeruk dan haluskan (tdk usah dikukus)
Tambah ASI secukup nya
Puree Pisang ambon/ mas

Tidak boleh dibekukan dan jangan di makan tengah nya pisang karena yang tengah itu bikin sembelit

Kalau anaknya sembelit, jangan dikasih sampai bulan 7
Pisang
ASI
Pisang dikupas dan potong-potong. (tdk usah dikukus)
Haluskan dengan garpu/saringan kawat/blender.
Tambahkan ASI atau susu formula untuk mengencerkan. Kemudian saring dengan menggunakan saringan kawat.


MPASI 6 BULAN TAHAP 2 (SETELAH PENGENALAN RASA)
Bubur Oatmeal
2 sdm Havermuth atau Quick Oats diblender
70 cc air
2 sdm ASI atau susu formula bubuk

Campurkan havermuth dengan air. Masak dalam panci kecil sampai mendidih, kecilkan api, aduk dan masak dengan api kecil selama 5 menit.
Matikan kompor, dinginkan.
Setelah dingin campurkan ASI/susu bubuk aduk rata. Sajikan segera, atau dinginkan atau bekukan terlebih dahulu.

Bubur Havermut rasa bawang
(ntuk yang terkena flu




2 sdm havermut larutkan dengan air secukupnya
150 ml air matang
1 siung Bawang putih cincang halus

Masukkan air matang ke dalam panci bersama bawang masak hingga mendidih dan bawang wangi
Masukkan havermut
Jerang diatas api kecil, aduk2 hingga matang
Bawang putih dapat diganti dengan daun bawang/seledri/bawang merah/daun salam.




PUREE SAYUR
Brokoli dan bayam yang sudah dihangatkan, harus di makan dalam waktu 4 jam. Tidak boleh dibekukan dan dihangatkan kembali. Harus langsung di makan.

Kaldu Sayur / Vegetable Stock

Bisa dibekukan selama 1 minggu
1 bawang Bombay dikupas
125 gram wortel dikupas
1 ikat celery
175 gram ubi manis dikupas
25 gram butter
Sedikit parsley segar
1 lembar daun bay leaf / daun salam
6 lada
900 mili air

Semua sayur di potong
Lelehkan butter di panci besar dan tumis bawang Bombay 5 menit.
Tambahkan semua bahan, tutup dengan air.
Didihkan dan kecilkan api selama 1 jam.
Peras air dari sayur2 yang ada dan simpan kaldu
Puree Zucchini/courgette
2 potong zucchini
Buang kedua ujung nya dan potong2.
Tidak perlu dikupas kulit nya karena lembut tekstur nya.
Dikukus sampai lembut (10 menit) dan blender.
Tidak perlu dicampur lagi dengan air.
Puree Kacang Polong
100 gram kacang polong beku
(kalau kacang polong segar, masak selama 12-15 menit)

Masukkan kacang polong ke dalam air, didihkan.
Kecilkan api dan tutup selama 4 menit sampai kacang polong lunak.
Keringkan dan simpan air bekas mendidihkan.
Hancurkan (jangan diblender) lalu saring supaya kulit tidak ikut termakan (khususnya untuk bayi usia di bawah 8 bulan) dan tambahkan air bekas didihan.
Cocok untuk dikombinasikan dengan kentang, ubi, wortel.

Puree Tomat
2 tomat
Sedikit butter

Masukkan tomat ke air mendidih selama 30 detik
Pindahkan ke air dingin
Buang kulit nya dan biji nya.
Cincang kasar
Lumerkan sedikit butter di panic dan tumis tomat
Blender tomat.
Cocok untuk dikombinasi dengan kentang, kembang kola tau zukini.
Puree Kembang kol

Tidak bisa dibekukan.
Harus disantap dalam waktu 3 jam.
100 gram kembang kol

Cuci yang bersih
Potong kecil kecil bunga nya
Kukus (10 menit)
Blender dan tambahkan air dari bekas kukusan atau air matang atau susu.

Sangat enak bila dicampur dengan sayur umbi2 an seperti puree wortel, puree ubi




PUREE SAYUR + SAYUR
Puree Ubi Merah + Kembang Kol
50 gr ubi jalar merah kupas, potong-potong
1 kuntum kecil kembang kol
3 sdm cairan (air masak/ASI)

Kukus ubi jalar merah dan kembang kol hingga empuk.
Setelah hangat, blender ubi, kembang kol dan cairan hingga lembut. Tuang ke mangkuk bayi.

Puree Salada air (watercress) + Kentang + Zucchini

Salada air mengandung kalsium dan zat besi. Dapat bercampur baik dengan sayuran lain sehingga menjadi puree hijau yang menarik
300 gram kentang
300 mili kaldu sayur
100 gram zukini
1 ikat kecil watercress buang batang
Susu

Rebus kentang dan isi dengan air kaldu sayur selama 5 menit.
Tambahkan potongan zukini dan rebus lagi selama 5 menit.
Tambahkan daun salada air/watercress dan rebus selama 3 menit.
Puree (jangan diblender) dan tambahkan susu sampai kekentalan yang diinginkan

PUREE SAYUR + BUAH
Puree Kentang Pisang
½ pisang ambon dikeruk dan dihaluskan
1 kentang dikupas dan direbus
30-40 ml susu

 
Kentang diblender ampe halus trus dicampur susu & pisang
Puree Kentang Apel
½ apel dikupas dan direbus 10 menit
1 kentang dikupas dan direbus
30-40 ml susu

Kentang & apel diblender ampe halus trus dicampur susu
Puree Ubi Pisang
1 ubi jalar direbus
½ pisang ambon dikeruk dan dihaluskan
30-40 ml susu

 
Ubi dan pisang diblender trus dicampur susu
Puree Apel + Ubi Merah
Untuk 2 porsi
Nilai gizi per porsi:
Energi: 91 Kkal
Protein: 2,6 g
Lemak: 1,1 g
Karbohidrat: 17,7 g

100 g ubi merah, kupas, iris kecil
60 g apel, kupas, iris kecil
100 g air matang
200 ml ASI ( 2 sdm susu bubuk formula I seduh dengan 200 cc air matang)
Rebus ubi merah dan apel hingga lunak. Angkat dan dinginkan.
Masukkan ke dalam blender, haluskan. Tuang ASI atau susu formula I cair, aduk rata.



Puree Kentang + Melon
Untuk 1 porsi
Nilai gizi per porsi:
Energi: 120 Kkal
Protein: 1,1 g
Lemak: 3,9 g
Karbohidrat: 17,1 g

1 bh kentang, rebus, kupas, haluskan
50 g melon oranye, rebus 1 menit, haluskan
100 ml ASI (3 takar peres susu formula lanjutan, larutkan ke dalam 90 ml air matang)
Campur kentang dan melon, aduk rata.
Tuangkan ASI atau susu formula lanjutan yang telah dilarutkan. Aduk rata.
Berikan pada bayi dalam keadaan hangat.





PUREE BUAH
Puree Peach
2 peach

Didihkan air
Guratkan bentuk tambah (+) di kulit peach
Lalu masukkan ke dalam air mendidih selama 1 menit
Lalu masukkan ke air dingin.
Kupas kulit nya dan potong peach, buang biji.

Kukus peach selama beberapa menit sampai lunak
Lalu di blender

Puree Cantaloupe Melon (kulit hijau dengan daging orange)  / Honeydew

½ cantaloupe melon

Buang iji, sendok daging buah keluar dan blender
Puree Plum
2 plum matang

Didihkan air
Guratkan bentuk tambah (+) di kulit peach
Lalu masukkan ke dalam air mendidih selama 1 menit
Lalu masukkan ke air dingin.
Kupas kulit nya dan potong peach, buang biji.

Kukus peach selama beberapa menit sampai lunak
Lalu di blender

Cocok untuk dicampur dengan bubur susu, puree pisang atau yoghurt
Puree Alpukat
1 buah alpukat matang
ASI
Buang biji alpukat, lalu haluskan daging buahnya.
Campurkan dengan ASI atau susu formula dengan kekentalan yang diinginkan.
Saran Penyajian: Berikan puree alpukat sebagai makanan tunggal atau campur dengan puree pisang

Variasi: Buah alpukat dikeruk halus dan harus langsung sajikan. Jangan dibekukan



PUREE BUAH + BUAH
Puree Apel Pisang
½ pisang ambon mateng dikeruk & dihaluskan
½ apel merah direbus 10 menit
30-40 ml susu
 
Apel diblender trus dicampur pisang & susu.
Puree Apel +Pear
Kombinasi yang enak

Puree peach + pisang

Puree peach + apel + pear

Pure Pisang + Apel + Pear
(3 Fruit Puree)
Puree Pear
Puree Apel
½ pisang yang dihancurkan

Masukkan campuran puree pear dan apel dan pisang yang sudah dihancurkan
Atau
Puree pear dan pisang diblender sampai halus lalu aduk dengan puree apel


SEREALIA + SAYUR
Bubur Tepung Beras Isi Sayur
Bubur :
40 gr Tepung Beras.
400 ml air
Campur tepung beras dengan sedikit air, aduk rata.
Didihkan sisa air , Masukkan cairan tepung beras, aduk hingga kental, angkat.

Sayuran :
Kupas, cuci dan potong-potong. Potongan sayur secukupnya, masukkan ke panci. Airnya jangan penuh, cukup sepertiga saja. Kalau airnya menipis,  ditambah saja. Jangan lupa, tutup pancinya rapat rapat, agar vitaminnya tak ikut terbang bersama uap air rebusan.  Tambahkan air kaldu jika perlu. (sayuran juga bisa dimasak dengan cara dikukus dalam uap panas, hal ini lebih baik karena vitamin yang dikandung tidak mudah hilang seperti kalau direbus)

Sisa air rebusan bisa ditampung dalam gelas. Ini jaga jaga kalau bubur bikinan kita, kekurangan air, misalnya. 
Setelah empuk alias masak, blender saja sayuran tadi, sampai halus. Kalau kurang air, kucurkan saja air bekas rebusan yang ditampung di dalam gelas tadi
Wortel kukus baru boleh diberikan pada bayi umur 8 bulan+ karenan kandungan nitrat yang tinggi. Begitu juga dengan bayam, hati, dan brokoli kukus baru boleh diberikan pada bayi berumur 7 bulan +
Jangan gunakan air rebusan wortel/bayam/brokoli untuk tambahan air pada saat pengolahan bubur, dan juga jangan gunakan air rebusan tersebut untuk merebus bahan lain.
Untuk bayi yang baru belajar makan, bubur tepung beras dicampur dengan ASI/cairan lain (jus jeruk misalnya) hingga encer. Tingkatkan kepekatan perlahan-lahan setiap hari.


Bursu +  Brokoli
2 sdm tepung beras merah
50 gr brokoli
50 ml air
50 ml ASI/formula

Bersihkan brokoli per kuntum, cuci bersih lalu dikukus. Setelah matang campur dengan air dan dihaluskan dengan menggunakan blender.
Siapkan panci tuang hasil blender brokili dan tepung beras merah, masak dalam api kecil hingga matang dan kental.
Setelah agak dingin campur dengan ASI, saring dengan menggunakan saringan kawat.

Bursu + sawi putih
2 sdm tepung beras merah
50 gr sawi putih iris kecil
50 ml air
50 ml ASI/formula

Sawi putih yang sudah diiris kecil, buang bagian kerasnya cuci bersih lalu dikukus. Setelah matang campur dengan air dan dihaluskan dengan menggunakan blender.
Siapkan panci tuang hasil blender sawi putih dan tepung beras merah, masak dalam api kecil hingga matang dan kental.
Setelah agak dingin campur dengan ASI, saring dengan menggunakan saringan kawat.

Bursu + Caisim
2 sdm tepung beras merah
 50 gr caisim iris kecil
 50 ml air
 50 ml ASI/formula

Cara Membuat :
Caisim yang sudah diiris kecil, buang bagian kerasnya cuci bersih lalu dikukus. Setelah matang campur dengan air dan dihaluskan dengan menggunakan blender.
Siapkan panci tuang hasil blender caisim dan tepung beras merah, masak dalam api kecil hingga matang dan kental.
Setelah agak dingin campur dengan ASI, saring dengan menggunakan saringan kawat.

Bursu + Zucchini
Dapat dicampur dengan puree ubi, puree wortel dan bubur susu


SEREALIA + BUAH (CREAM OF FRUIT)
Bursu + Sari Jeruk

(1 porsi)
20 gr Tepung Beras
200 ml air
ASI atau 6 sendok takar susu formula bubuk
50 ml air jeruk manis.

Campur tepung beras & air, aduk rata, jerang di atas api, aduk sampai mendidih, angkat. Tunggu sampai mendingin.
Masukkan ASI atau susu formula, aduk rata, tunggu sampai agak dingin.
Tuangi air jeruk manis, hidangkan segera.

Bursu + Papaya
Untuk 1 porsi
Nilai gizi per porsi:
Energi: 109 Kkal
Protein: 1,5 g
Lemak: 3,8 g
Karbohidrat: 17,1 g


1 sdm tepung beras merah
10 ml air matang
100 ml ASI (3 takar peres susu formula lanjutan, larutkan ke dalam 90 ml air matang)
50 g pepaya matang, potong kecil, haluskan

Larutkan tepung beras merah ke dalam air, aduk rata. Masak di atas api kecil hingga matang sambil diaduk agar tidak menggumpal.
Masukkan pepaya, masak sejenak. Angkat.
Tuangkan ASI atau susu formula lanjutan yang telah dilarutkan, aduk rata.
Berikan pada bayi Anda dalam keadaan hangat.


Bursu + Pisang
(2 porsi)
30 gr Tepung Beras.
400 ml air.
ASI atau 12 sendok takar susu formula.
50 ml air.
50 gr pisang ambon, hancurkan dengan garpu.

Campur tepung beras dengan sedikit air, aduk rata.
Didihkan sisa air, Masukkan cairan tepung beras, hingga kental, masukkan pisang masak sebentar, angkat.
Tambahkan ASI atau susu formula, aduk rata, tunggu sampai agak dingin.







Bursu + Avocado

Untuk 2 porsi
Nilai gizi per porsi:
Energi: 96 Kkal
Protein: 3,1 g
Lemak: 1,3 g
Karbohidrat: 18,0 g
2 sdm tepung beras putih
100 ml air matang
200 ml ASI (2 sdm susu formula I larutkan ke dalam 200 cc air)
60 g avokad, haluskan
Larutkan tepung beras putih ke dalam air, aduk hingga rata.
Jerang di atas api kecil hingga matang. Masukkan avokad, aduk rata. Angkat.
Tuangkan ASI atau susu formula I cair. Aduk hingga rata.
Bursu + Apel + Pisang
Cocok untuk bayi diare

Kamis, 24 Maret 2011


Pagi ini bgitu cerah, hari jumat, surabaya dibaluti kabut tipis, dengan sorotan hangatnya mentari...
alhamdulillah pagi ini amat indah....semoga semangatku secerah mentari pagi ini...malam tadi tidurku kurang begitu nyenyak karena... kepikiran belum menunaikan solat isya... jam 9 aku udah brangkat tidur. huh... sebel juga...pagi 2 aku udah bangun untuk subuh dan menyiapkan makan pagi.. malas rasanya... badan maunya males2 an di tempat tidur. eit...s ayo bangun jangan malas, besok uda libur lo..hehehe.
mondar mandir di jalan 2x pp dari kantor, maunya ke dokter periksa ternyata adanya sore..yah.... terpaksa balik lagi kerja... capek juga rasanya... tetapi aku tetap bersyukur atas karunia Nya.. mungkin inilah efeknya... yang pasti jangan pernah mengeluh karena ini jihadmu di maata Allah :-) amin2... semoga diberi ksabaran, kekuatan, kesehatan hingga ia hadir. amin2...

Ya Tuhanku Engkau Yang Maha Kaya
Maha Pengasih dan Penyayang
Semoga Engkau selalu memberi kami kekuatan, kesehatan lahir batin, keselamatan, kebahagiaan lahir dan batin...di dunia dan akhirat amin2...

menapaki hari yang kesekian tak terasa.. :-) alhamdulillah tidak mengalami keluhan yg berarti..terima kasih Ya Allah... semoga tetap seperti ini. amin2...
Semoga damai tetap di hati amin2...:-)

Minggu, 27 Februari 2011

Hukum merayakan ulang tahun menurut Islam



Setiap tahun hidup manusia di dunia berkurang setahun demi setahun. Sudah menjadi hal yang umum diantara kita merayakan ulang tahun dengan cara meniup lilin, makan2 dsb. Namun pernahkah kita sebagai muslim bertanya sebenarnya apakah perayaan ulang tahun ada dalam syariat Islam?
mmm... saya sendiri sampai detik ini masih belajar mencari tau, seketika saya klik di internet dan mendapat sekelumit mengenai ultah menurut Islam sebagai berikut :

Dalam catatan di Tabloid NOVA, 679/XIV, 4 Maret 2001, ternyata tradisi perayaan ulang tahun sudah ada di Eropa sejak berabad-abad silam. Orang-orang pada zaman itu percaya, jika seseorang berulang tahun, setan-setan berduyun-duyun mendatanginya. Nah, untuk melindunginya dari gangguan para makhluk jahat tersebut, keluarga dan kerabat pun diundang untuk menemani, sekaligus membacakan doa dan puji-pujian bagi yang berulang tahun. Pemberian kado atau bingkisan juga dipercaya akan menciptakan suasana gembira yang akan membuat para setan berpikir ulang ketika hendak mendatangi orang yang berulang tahun. ini memang warisan zaman kegelapan Eropa. 
berdasarkan catatan tersebut, awalnya perayaan ulang tahun hanya diperuntukkan bagi para raja. Mungkin, karena itulah sampai sekarang di negara-negara Barat masih ada tradisi mengenakan mahkota dari kertas pada orang yang berulang tahun. Namun seiring dengan perubahan zaman, pesta ulang tahun juga dirayakan bagi orang biasa. Bahkan kini siapa saja bisa merayakan ulang tahun. Utamanya yang punya duit. 
Jadi dalam syariat Islam sendiri tidak ada ajaran merayakan ulang tahun. Namun jika ada yg ber argumen dengan diperingatinya Maulid Nabi, hal itu menjadi dalil kalo ulang tahun boleh juga dalam pandangan Islam. Maka ini adalah argumen yang gegabah.
Karena pasti Rasulullah SAW sendiri tak pernah mengajarkan kepada kita melalui hadisnya untuk merayakan maulid Nabi. Maulid Nabi, itu bukan untuk diperingati, tapi tadzkirah, alias peringatan. Maksudnya? Kalo kita baca buku tarikh Islam, di situ ada catatan bahwa Sultan Shalahuddin al-Ayubi amat prihatin dengan kondisi umat Islam pada saat itu. Di mana bumi Palestina dirampas oleh Pasukan Salib Eropa. Sultan Shalahuddin menyadari bahwa umat ini lemah dan tidak berani melawan kekuatan Pasukan Salib Eropa yang berhasil menguasai Palestina, lebih karena mereka udah kena penyakit wahn (cinta dunia dan takut mati). Mereka bisa begitu karena mengabaikan salah satu ajaran Islam, yakni jihad. Bahkan ada di antara mereka yang nggak ngeh dengan perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabatnya. 
untuk menyadarkan kaum muslimin tentang pentingnya perjuangan, Sultan Shalahuddin menggagas ide tersebut, yakni tadzkirah terhadap Nabi, yang kemudian disebut-entah siapa yang memulainya-sebagai maulid nabi. Tujuan intinya mengenalkan kembali perjuangan Rasulullah dalam mengembangkan Islam ke seluruh dunia. Singkat cerita, kaum muslimin saat itu sadar dengan kelemahannya dan mencoba bangkit. Karuan aja, berkobarlah semangat jihad dalam jiwa kaum muslimin, dan bumi Palestina pun kembali ke pangkuan Islam, tentu setelah mereka mempecundangi Pasukan Salib Eropa. Jadi Maulid nabi bukan dalil dbolehkannya pesta ultah. 
Tidak pernah ada (dalam syar’iat tentang) perayaan dalam Islam kecuali hari Jum’at yang merupakan Ied (hari Raya) setiap pekan, dan hari pertama bulan Syawaal yang disebut hari Ied al-Fitr dan hari kesepuluh Dzulhijjah atau disebut Ied Al-Adhaa – atau sering disebut hari ‘ Ied Arafah – untuk orang yang berhaji di ‘Arafah dan hari Tasyriq (tanggal ke 11, 12, 13 bulan Dzul-Hijjah) yang merupakan hari ‘Ied yang menyertai hari Iedhul ‘Adhaa.
Perihal hari lahir orang-orang atau anak-anak atau hari ultah perkawinan dan semacamnya, semua ini tidak disyariatkan dalam (Islam) dan merupakan bid’ah yang sesat. (Syaikh Muhammad Salih Al ‘ Utsaimin)

Sumber : http://www.themediate.com/2009/08/hukum-merayakan-ulang-tahun-dalam-islam.html ; http://goeztcool.blogspot.com/2010/12/hukum-merayakan-ultah.html

Minggu, 20 Februari 2011

Terima kasih Ya Allah memberikan nafas ini untuk menjadi manusia yg lebih baik

Hari ini kuawali pekerjaan ini dengan menulis sapa tau bisa memberi serpihan embun penyemangat hariku, kata orang menulislah untuk membebaskan imajinasimu, menuangkan segala yg ada di pikiranmu tanpa terikat apapun, menjadikanmu lebih bermakna dan lega...:-) qeqeqeqe
Kemarin tak terasa usia menapaki angka 28, satu tahun lagi tinggal sekali mengalami ultah kepala 2...owh.... begitu cepat waktu berlalu, kemarin kuingat ketika masih brangkat ke kampus, belajar, bermain, pulang ke rumah bertemu orang tua, merasa masih muda gitu... hehehe 
Ya Allah terima kasih atas  nafas, kesehatan, rizky dan kebahagiaan yg Kau limpahkan kepada hamba...
Semoga di sia nafas ini hamba mampu mempergunakan dengan baik, hamba bisa menjadi istri yg baik, dan berkarir dengan baik, bisa membahagiakan suami keluarga, dan orang2 di sekitarku.., bisa semakin dekat dengan Mu Ya Allah, mendapat Ridha Mu. amin2....